Universitas Harapan Bangsa melalui Fakultas Ilmu Sosial menjalin kerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman. Perjanjian kerja sama ditandatangani di Gedung Roedhiro, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed, Rabu, 5 Agustus 2026. Kesepakatan tersebut ditandatangani Dekan Fakultas Ilmu Sosial UHB Dr. Alfizi, S.E., M.M. dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed Prof. Wiwiek Rabiatul Adawiyah, M.Sc., Ph.D. Kerja sama diarahkan pada pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi serta kegiatan benchmarking untuk pengembangan kualitas institusi.
Penandatanganan disaksikan Wakil Rektor I UHB Ns. Murniati, S.Kep., M.Kep., jajaran dekanat FEB Unsoed, perwakilan LPPM UHB, serta para ketua program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial UHB. Melalui kesepakatan tersebut, kedua fakultas membuka ruang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Benchmarking juga menjadi bagian penting untuk saling mempelajari praktik pengelolaan akademik dan pengembangan kelembagaan.

Kerja sama ini diharapkan dapat berkembang menjadi berbagai kegiatan akademik yang memberi manfaat langsung bagi dosen dan mahasiswa. Kolaborasi dapat diarahkan pada penelitian bersama, kegiatan ilmiah, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Rektor UHB Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H. menilai kolaborasi antarperguruan tinggi penting untuk memperkuat mutu akademik secara berkelanjutan. “Kerja sama ini kami arahkan agar tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Harus ada kegiatan nyata yang mempertemukan dosen, mahasiswa, dan gagasan dari kedua institusi dalam pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat,” kata Yuris. Menurut dia, benchmarking dengan institusi mitra juga menjadi sarana penting untuk melihat praktik baik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing masing perguruan tinggi.
Kolaborasi tersebut sekaligus memperluas jejaring akademik UHB dengan perguruan tinggi di wilayah Banyumas. Kemitraan semacam ini menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pertukaran pengalaman dan penguatan ekosistem akademik.

Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc. mengatakan kerja sama dengan Unsoed memperlihatkan pentingnya membangun hubungan kelembagaan yang memiliki tindak lanjut terukur. “Kolaborasi perguruan tinggi akan memiliki nilai ketika publik dapat melihat hasilnya. Karena itu, kami berharap kerja sama ini melahirkan program akademik, penelitian, dan pengabdian yang memberi dampak bagi mahasiswa, dosen, serta masyarakat,” ujar Riska.
Penguatan kolaborasi pendidikan tersebut sejalan dengan upaya memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas sebagaimana semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada bidang pendidikan. Kemitraan antarinstitusi juga mendukung semangat kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan melalui pertukaran pengetahuan dan sumber daya. Setelah penandatanganan, Fakultas Ilmu Sosial UHB dan FEB Unsoed akan menindaklanjuti kesepakatan melalui program Tridharma Perguruan Tinggi dan kegiatan benchmarking sesuai kebutuhan kedua institusi. Langkah tersebut diharapkan menghasilkan kolaborasi yang berkelanjutan serta memperkuat kualitas akademik kedua fakultas.
