Kompetensi diuji, profesionalisme dipersiapkan, kualitas pelayanan kesehatan menjadi harapan. Sebanyak 60 mahasiswa Program Studi D4 Keperawatan Anestesiologi Universitas Harapan Bangsa (UHB) mengikuti Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Ujian yang berlangsung di Laboratorium Komputer Gedung E, Kampus 1 UHB, ini menjadi bagian penting dalam mengukur kesiapan akademik dan kompetensi calon tenaga kesehatan sebelum memasuki dunia profesional.

Pelaksanaan UKOMNAS menjadi salah satu tahapan evaluasi bagi mahasiswa untuk mengukur penguasaan pengetahuan dan kemampuan sesuai bidang keilmuannya. Melalui ujian tersebut, peserta diharapkan mampu menunjukkan kompetensi yang dibutuhkan dalam pelayanan keperawatan anestesiologi. Sebagai bidang yang berkaitan erat dengan keselamatan pasien, keperawatan anestesiologi menuntut ketelitian, ketepatan, serta pemahaman terhadap prosedur pelayanan kesehatan. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting bagi calon tenaga kesehatan dalam mendukung pelayanan anestesi yang aman dan berkualitas.

Sebanyak 60 mahasiswa mengikuti ujian dengan memanfaatkan fasilitas laboratorium komputer yang tersedia di lingkungan UHB. Penggunaan sarana berbasis komputer mendukung pelaksanaan evaluasi kompetensi secara terstruktur sesuai mekanisme ujian yang berlaku. UKOMNAS juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengukur kesiapan menghadapi tuntutan profesi kesehatan. Selain penguasaan teori, calon tenaga kesehatan perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, memahami tanggung jawab profesi, dan menjunjung keselamatan pasien.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai pelaksanaan ujian kompetensi memiliki peran penting dalam mempersiapkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan. “Ujian kompetensi bukan sekadar tahapan akademik, tetapi juga bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi dalam mempersiapkan tenaga kesehatan yang kompeten dan berintegritas. Kami berharap mahasiswa mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya serta menjadikan proses ini sebagai bekal untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ungkapnya.

Pelaksanaan UKOMNAS tersebut sekaligus mencerminkan perhatian UHB terhadap peningkatan kualitas pendidikan tenaga kesehatan. Upaya ini memiliki keterkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ketiga mengenai kehidupan sehat dan sejahtera. Ketersediaan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi memadai merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas. Karena itu, penguatan pendidikan dan evaluasi kompetensi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kesiapan sumber daya manusia di sektor kesehatan.

Selain berkaitan dengan aspek kesehatan, penyelenggaraan ujian ini juga sejalan dengan SDGs tujuan keempat tentang pendidikan berkualitas. Evaluasi kompetensi memberikan ruang bagi perguruan tinggi untuk memastikan proses pembelajaran tetap berorientasi pada kebutuhan profesi dan perkembangan pelayanan kesehatan. Bagi UHB, penyelenggaraan UKOMNAS menjadi bagian dari proses pendidikan yang menghubungkan pembelajaran akademik dengan standar kompetensi profesi. Keterhubungan tersebut penting agar lulusan memiliki landasan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui keikutsertaan 60 mahasiswa dalam UKOMNAS 2026, Program Studi D4 Keperawatan Anestesiologi UHB terus menjalankan proses evaluasi kompetensi sebagai bagian dari pendidikan calon tenaga kesehatan. Hasil ujian nantinya menjadi salah satu gambaran pencapaian kompetensi mahasiswa sekaligus bahan evaluasi untuk peningkatan mutu pembelajaran.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *