Universitas Harapan Bangsa menggelar pemeriksaan kesehatan bagi dosen dan tenaga kependidikan di Kampus 1 UHB pada 23 dan 24 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas melalui Puskesmas Kembaran II. Pemeriksaan dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya deteksi dini dan pemantauan kesehatan secara berkala.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sejumlah pemeriksaan kesehatan dasar yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Kembaran II. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, pengecekan kolesterol, pemantauan kondisi kesehatan dasar, serta konsultasi kesehatan. Pemeriksaan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka sejak dini. Hasil pemeriksaan juga dapat menjadi dasar bagi peserta untuk memperbaiki pola hidup apabila ditemukan faktor risiko tertentu.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., mengatakan kesehatan sivitas akademika merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang produktif. “Lingkungan kampus yang sehat perlu dibangun melalui kesadaran bersama. Pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi salah satu langkah sederhana, tetapi penting untuk mengenali kondisi tubuh sejak dini dan mendorong kebiasaan hidup yang lebih sehat,” kata Yuris.

Menurutnya, kualitas lingkungan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kegiatan akademik. Kondisi kesehatan dosen dan tenaga kependidikan juga berpengaruh terhadap keberlangsungan pelayanan pendidikan dan aktivitas institusi. Kerja sama dengan Puskesmas Kembaran II juga menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas edukasi kesehatan sekaligus membangun budaya pencegahan di lingkungan kampus.

Melalui pemeriksaan berkala, sivitas akademika diharapkan tidak hanya memeriksakan kesehatan ketika mengalami keluhan. Kesadaran terhadap tindakan preventif menjadi penting karena sejumlah gangguan kesehatan dapat dikenali melalui pemeriksaan dasar sebelum menimbulkan masalah yang lebih serius. Upaya tersebut sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals, khususnya tujuan ketiga mengenai kehidupan sehat dan kesejahteraan. Kontribusi terhadap tujuan tersebut diwujudkan UHB melalui penguatan kesadaran kesehatan di lingkungan internal kampus dan kolaborasi dengan layanan kesehatan masyarakat.

Kegiatan cek kesehatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UHB menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan. Lingkungan kerja yang sehat diharapkan dapat mendukung produktivitas serta kualitas pelayanan kepada mahasiswa. Ke depan, UHB mendorong kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala agar menjadi bagian dari budaya sivitas akademika. Sinergi dengan fasilitas kesehatan juga diharapkan terus berkembang melalui kegiatan edukasi, pencegahan, dan promosi kesehatan di lingkungan kampus.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *