Mahasiswa Program Studi D4 Keperawatan Anestesiologi Universitas Harapan Bangsa menjalani Uji Kompetensi Nasional atau UKOMNAS pada 9 hingga 10 Agustus 2026 di Gedung E, Kampus 1 UHB, Purwokerto. Ujian ini menjadi bagian penting dalam mengukur kompetensi lulusan sebelum memasuki dunia profesi dan pelayanan kesehatan. Pelaksanaan UKOMNAS menjadi salah satu tahapan penting bagi mahasiswa pendidikan tenaga kesehatan. Melalui ujian tersebut, kemampuan peserta dievaluasi berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas profesional secara aman, tepat, dan bertanggung jawab.

Kegiatan selama dua hari itu sekaligus menunjukkan komitmen UHB dalam membangun budaya mutu pendidikan yang berorientasi pada kesiapan lulusan. Kampus menyediakan lingkungan pelaksanaan ujian yang mendukung mahasiswa untuk mengikuti proses asesmen secara tertib dan sesuai ketentuan. Bagi mahasiswa D4 Keperawatan Anestesiologi, UKOMNAS menjadi momentum untuk mengukur kesiapan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan profesional yang telah dibangun selama proses pendidikan. Kompetensi tersebut memiliki arti penting karena pelayanan anestesiologi menuntut ketelitian, disiplin, kemampuan mengambil keputusan, serta perhatian terhadap keselamatan pasien.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai pelaksanaan UKOMNAS merupakan bagian penting dalam memastikan proses pendidikan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan. “Uji kompetensi bukan semata tentang memperoleh hasil akhir, tetapi tentang memastikan bahwa mahasiswa memiliki kesiapan pengetahuan, keterampilan, sikap profesional, dan tanggung jawab ketika nantinya memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Yuris.

Menurut dia, kesiapan mahasiswa menghadapi UKOMNAS juga menjadi refleksi dari proses pembelajaran yang berlangsung selama mereka menempuh pendidikan di UHB. “Bagi UHB, kualitas lulusan harus dapat dibuktikan melalui kompetensi. Kami ingin mahasiswa tidak hanya selesai dalam proses akademik, tetapi benar benar siap menghadapi standar profesi dan memberikan pelayanan yang aman serta berkualitas,” ujarnya.

Pelaksanaan UKOMNAS juga memperkuat posisi fasilitas pendidikan sebagai bagian penting dalam pembentukan tenaga kesehatan. Lingkungan pembelajaran, laboratorium, proses latihan keterampilan, hingga asesmen kompetensi menjadi satu rangkaian yang saling mendukung dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi situasi profesional. Upaya tersebut sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals Perserikatan Bangsa Bangsa, khususnya tujuan ketiga mengenai kehidupan sehat dan sejahtera serta tujuan keempat mengenai pendidikan berkualitas. Pendidikan tenaga kesehatan yang ditopang pengukuran kompetensi menjadi salah satu fondasi untuk menghadirkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Bagi UHB, pelaksanaan UKOMNAS juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem pendidikan kesehatan yang menempatkan kualitas, profesionalisme, serta keselamatan masyarakat sebagai orientasi utama. Proses pendidikan tidak berhenti pada penguasaan teori, tetapi diarahkan pada kemampuan mahasiswa menerapkan kompetensinya dalam dunia kerja. Melalui UKOMNAS, mahasiswa D4 Keperawatan Anestesiologi UHB diharapkan mampu menunjukkan hasil terbaik sekaligus membuktikan kesiapan sebagai calon tenaga kesehatan profesional. UHB terus mendorong proses pembelajaran dan penguatan kompetensi agar lulusan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *