Program Studi D4 Keperawatan Anestesiologi Universitas Harapan Bangsa menggelar Capping Day di Aula Gedung E, Kampus 1 UHB, Kamis, 2 Juli 2026. Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa semester empat sebagai penanda kesiapan mereka memasuki tahap pembelajaran klinik dengan menjunjung etika, disiplin, dan keselamatan pasien.

Capping Day merupakan prosesi ucap janji bagi mahasiswa bidang kesehatan sebelum menjalani praktik klinik. Prosesi ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Mahasiswa menyatakan komitmen untuk menjaga integritas, kerahasiaan pasien, tanggung jawab, dan nilai kemanusiaan selama menjalankan pendidikan klinik.

Sekretaris Program Studi D4 Keperawatan Anestesiologi UHB, Ns. Wilis Sukmaningtyas, S.ST., S.Kep., M.Kes., hadir mewakili ketua program studi yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa ucap janji harus diwujudkan melalui sikap mahasiswa saat berhadapan dengan pasien.

“Capping Day menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Mahasiswa akan belajar di lingkungan pelayanan nyata. Karena itu, mereka harus menjaga sikap, mematuhi prosedur, menghormati pasien, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap tindakan,” katanya.

Menurut Wilis, kompetensi di bidang anestesiologi membutuhkan ketelitian dan kesiapan mental. Mahasiswa juga harus mampu berkomunikasi serta bekerja sama dengan tenaga kesehatan lain.

Dekan Fakultas Kesehatan UHB, Ns. Dwi Novitasari, S.Kep., M.Sc., mengatakan pendidikan tenaga kesehatan harus membentuk kemampuan akademik sekaligus karakter profesional.

“Pengetahuan dan keterampilan harus berjalan bersama etika dan kepedulian. Mahasiswa perlu memahami bahwa setiap tindakan pelayanan kesehatan membawa tanggung jawab terhadap keselamatan dan martabat pasien,” ujarnya.

Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai Capping Day sebagai bagian penting dalam pembentukan tenaga kesehatan yang kompeten dan berintegritas.

“Ucap janji harus menjadi pedoman moral bagi mahasiswa selama menempuh pendidikan klinik. UHB berkomitmen menyiapkan lulusan yang terampil, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan secara profesional,” katanya.

Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., menyampaikan bahwa prosesi tersebut mencerminkan keseriusan universitas dalam menjaga mutu pendidikan kesehatan.

“Capping Day memperlihatkan bahwa kesiapan mahasiswa tidak hanya dinilai dari kemampuan akademik. Integritas, empati, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap standar keselamatan juga menjadi fondasi utama calon tenaga kesehatan,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Pendidikan tenaga kesehatan yang berkualitas berkontribusi terhadap SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta SDG 4 tentang pendidikan berkualitas.

Melalui Capping Day, mahasiswa diharapkan memahami bahwa praktik klinik merupakan ruang pembelajaran sekaligus pengabdian. Janji yang telah diucapkan menjadi dasar untuk memberikan pelayanan yang aman, humanis, dan bertanggung jawab.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *