Delapan mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Harapan Bangsa meraih empat penghargaan internasional. Prestasi itu diraih dalam kompetisi artikel ilmiah pada 6th Mitra Husada Health International Conference 2026. Kegiatan berlangsung secara daring melalui STIKes Mitra Husada Medan pada Jumat dan Sabtu, 26 hingga 27 Juni 2026.
Para mahasiswa mengikuti kompetisi dengan mengirimkan artikel ilmiah yang memuat inovasi teknologi, kewirausahaan, dan standar akademik. Karya mereka dinilai memiliki kualitas ilmiah yang baik serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Hasil penilaian menempatkan Arum Ratih Febriana dan Refania Ayunda Friska sebagai peringkat pertama kategori Best Applied Technology Innovation. Pada kategori yang sama, Aldila Nur Latifah dan Mia Ayu Sagita meraih peringkat ketiga.
Prestasi juga diraih Maya Aulia Nur Kamal dan Nabila Anindya Putri Maheswari. Keduanya memperoleh peringkat ketiga kategori Best Entrepreneurial Innovation.
Sementara itu, Hanna Maulita Devi dan Diyah Eva Harniyati meraih peringkat pertama kategori Best Excellent in Academic Referencing and Scholarly Standards. Penghargaan itu menunjukkan ketelitian mereka dalam menerapkan kaidah penulisan dan rujukan ilmiah.
Keberhasilan tersebut lahir dari proses penelitian, diskusi, dan penyusunan artikel yang dilakukan secara konsisten. Para mahasiswa juga mendapat pendampingan dosen selama menyiapkan karya untuk forum internasional.
Kepala Lembaga Kemahasiswaan, Alumni, dan Pusat Karir UHB, Linda Yanti, S.ST., M.Keb., mengatakan pengalaman itu memiliki nilai penting bagi perkembangan mahasiswa. “Mahasiswa tidak hanya belajar menghasilkan karya ilmiah. Mereka juga belajar bekerja sama, menerima masukan, serta mempertanggungjawabkan gagasan secara akademik,” kata Linda.
Menurut Linda, keterlibatan dalam kompetisi internasional dapat membentuk keberanian dan kepercayaan diri mahasiswa. Pengalaman tersebut juga menjadi bekal ketika mereka memasuki dunia profesi dan pengabdian masyarakat.
MiHHICo 2026 mengusung tema “Eco Education Transformation: Leading the Way Towards Global Recovery and Sustainability”. Tema tersebut menghubungkan pendidikan, inovasi, dan keberlanjutan dalam menjawab berbagai tantangan global.
Karya mahasiswa UHB turut membawa semangat tersebut melalui gagasan yang berkaitan dengan kesehatan, teknologi, dan kewirausahaan. Pendekatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa Bangsa, terutama pada bidang kesehatan, pendidikan, inovasi, dan kemitraan.
Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., menilai prestasi itu memperlihatkan kemampuan mahasiswa mengubah pengetahuan menjadi karya nyata. “Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa UHB mampu membawa gagasan lokal ke forum global. Kualitas karya dan relevansi inovasinya menjadi bagian penting dalam membangun reputasi akademik universitas,” ujar Riska.
Konferensi tersebut juga melibatkan mitra internasional dari Malaysia, Timor Leste, Vietnam, Thailand, Laos, Filipina, dan Selandia Baru. Ruang akademik lintas negara itu membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami perspektif yang lebih luas.
Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., mengatakan keberhasilan mahasiswa merupakan hasil dari kerja bersama dalam lingkungan akademik. “Prestasi ini lahir dari ketekunan mahasiswa, pendampingan dosen, dan budaya akademik yang terus diperkuat. Kami berharap semakin banyak mahasiswa berani meneliti, berinovasi, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Penghargaan tersebut menjadi langkah awal bagi para mahasiswa untuk terus mengembangkan kapasitas akademik. UHB juga akan memperluas kesempatan mahasiswa mengikuti forum ilmiah nasional dan internasional.
