Universitas Harapan Bangsa menerima kunjungan fieldtrip siswa SD IT Insan Harapan Kembaran pada Rabu, 22 April 2026 di R.203 Gedung E Kampus 1 UHB. Kegiatan ini menghadirkan dosen Prodi S1 Kebidanan sebagai pemateri dengan tema edukasi reproduksi sebagai bekal menyambut aqil baligh. Fieldtrip bertujuan memberikan pemahaman dasar kesehatan sejak dini sekaligus mengenalkan lingkungan perguruan tinggi melalui kunjungan fasilitas kampus.

Kegiatan diikuti siswa dan guru pendamping dari SD IT Insan Harapan Kembaran yang berkesempatan belajar langsung di lingkungan akademik Universitas Harapan Bangsa. Materi edukasi reproduksi disampaikan oleh Fauziah Hanum Nur Adriyani dan Arlyana Hikmanti dengan pendekatan yang komunikatif dan sesuai usia peserta. Dalam sesi tersebut, siswa diperkenalkan pada konsep dasar perubahan fisik dan psikologis menjelang masa aqil baligh serta pentingnya menjaga kesehatan diri secara bertanggung jawab.

Selain mengikuti sesi edukasi, para siswa juga diajak berkeliling mengenal fasilitas kampus, mulai dari laboratorium Fakultas Kesehatan, Lounge UHB, hingga Gedung E sebagai salah satu infrastruktur baru universitas. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang lingkungan pembelajaran di perguruan tinggi serta menumbuhkan motivasi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Rektor Yuris Tri Naili menilai kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen universitas dalam membangun literasi kesehatan sejak usia dini. Ia menyampaikan bahwa pengenalan edukasi reproduksi secara tepat merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi yang sehat dan berkarakter. Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab sosial untuk membuka akses edukasi kepada masyarakat, termasuk siswa sekolah dasar.
Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela menambahkan bahwa kegiatan fieldtrip ini juga menjadi sarana memperkenalkan ekosistem pendidikan tinggi kepada generasi muda. Ia menekankan bahwa pengalaman belajar langsung di kampus dapat memperkuat aspirasi siswa untuk melanjutkan pendidikan sekaligus memahami pentingnya kesehatan sebagai fondasi utama pembelajaran.

Kegiatan ini secara tidak langsung sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals, khususnya pada tujuan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan yang inklusif. Melalui pendekatan edukatif dan pengalaman langsung, universitas berperan dalam membangun kesadaran sejak dini yang berkontribusi pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Sebagai penutup, kegiatan fieldtrip ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai program kolaboratif antara sekolah dan perguruan tinggi. Universitas Harapan Bangsa membuka peluang lebih luas bagi institusi pendidikan untuk menghadirkan pembelajaran kontekstual yang relevan dengan kebutuhan zaman sekaligus mendukung terwujudnya generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global.
