Universitas Harapan Bangsa kembali mencatat prestasi akademik di tingkat nasional melalui mahasiswa Program Studi Hukum. Tim yang beranggotakan Wulan Febriyanti, Fita Dwi Oktafiani, dan Nabila Rizky Rahmayanti berhasil meraih Juara 1 Essay Competition LAWVERSARY 2026 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Kemenangan tersebut diraih melalui gagasan ilmiah yang membahas hubungan antara opini publik, media digital, dan proses penegakan hukum. Dalam esainya, tim mahasiswa UHB mengangkat persoalan bagaimana sorotan masyarakat dapat menjadi kontrol sosial, tetapi juga dapat menimbulkan tekanan baru terhadap prinsip objektivitas hukum.
Melalui karya tersebut, mahasiswa UHB menyoroti bahwa perkembangan ruang digital telah mengubah cara publik merespons kasus hukum. Masyarakat kini dapat menyampaikan pandangan, kritik, dan dukungan secara cepat melalui berbagai kanal informasi. Kondisi ini memberi peluang bagi lahirnya pengawasan publik yang lebih terbuka terhadap proses hukum.
Namun, tim UHB juga melihat bahwa derasnya opini di ruang digital perlu diimbangi dengan literasi hukum yang baik. Tanpa pemahaman yang memadai, opini publik dapat berkembang menjadi penghakiman sosial yang mendahului proses hukum. Karena itu, penegakan hukum harus tetap berjalan berdasarkan bukti, prosedur, dan prinsip keadilan.
Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UHB mampu membaca isu hukum secara kritis dan relevan dengan perubahan sosial.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UHB tidak hanya memahami hukum sebagai teori, tetapi juga mampu menghubungkannya dengan realitas masyarakat. Di era digital, calon sarjana hukum perlu memiliki kepekaan sosial, ketajaman analisis, serta komitmen terhadap etika dan keadilan,” ujar Yuris.
Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., mengatakan bahwa capaian tersebut memperkuat posisi UHB sebagai kampus yang mendorong mahasiswa untuk aktif berkompetisi, meneliti, dan menghasilkan pemikiran yang berdampak.
“Kami melihat prestasi ini sebagai hasil dari budaya akademik yang terus tumbuh di UHB. Mahasiswa didorong untuk berani menyampaikan gagasan, menguji argumen, dan menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat. Inilah karakter pembelajar yang ingin terus kami bangun,” ungkap Riska.

Keberhasilan tim mahasiswa Hukum UHB juga menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mendukung pendidikan berkualitas dan penguatan kesadaran hukum masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama pada aspek pendidikan yang inklusif serta penguatan keadilan dan kelembagaan yang berintegritas.
Dalam proses penyusunan karya, mahasiswa mendapatkan pendampingan akademik dari dosen Program Studi Hukum UHB, Pujangga Chandrawijayaning Fajri, S.H., M.H. Pendampingan ini menjadi salah satu bentuk penguatan ekosistem akademik di UHB, agar mahasiswa tidak hanya berorientasi pada capaian lomba, tetapi juga pada kualitas gagasan dan kebermanfaatan ilmu.
Prestasi nasional ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa UHB lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menulis ilmiah, dan berpartisipasi dalam forum akademik yang lebih luas. Melalui capaian tersebut, UHB menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
