Mahasiswa Universitas Harapan Bangsa (UHB) kembali mengukir prestasi non akademik di tingkat regional melalui syiar keagamaan. Rizki Arjuna Zendrato, mahasiswa program studi D4 Keperawatan Anestesiologi, berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Adzan pada gelaran Festival Ramadhan Nurul Ulum 1447 H yang berlangsung pada pertengahan Ramadhan tahun ini. Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa pendidikan kesehatan di UHB mampu berjalan selaras dengan pembentukan karakter religius mahasiswanya.
Keberhasilan Rizki di podium juara diraih setelah melalui proses kurasi yang ketat dari dewan juri yang menilai aspek makharijul huruf, kefasihan, serta penghayatan dalam mengumandangkan panggilan ibadah tersebut. Sebagai calon penata anestesi yang dituntut memiliki ketenangan tinggi di ruang operasi, Rizki menunjukkan bahwa kontrol emosi dan teknik pernapasan yang dipelajari di bangku perkuliahan turut membantu performanya saat berkompetisi di atas panggung festival.
Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian ini. Menurut beliau, prestasi tersebut mencerminkan keberhasilan institusi dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan holistik.
“Festival ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan ruang bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan nilai spiritual di tengah kesibukan akademik mereka yang padat. Kemenangan ini membuktikan bahwa mahasiswa kami memiliki resiliensi dan kedalaman karakter yang kuat, yang merupakan modal utama bagi seorang tenaga kesehatan di masa depan,” ujar Dr. Yuris.

Lebih lanjut, keterlibatan aktif mahasiswa UHB dalam kompetisi bernuansa religi ini merupakan implementasi halus dari Sustainable Development Goals (SDGs) poin keempat mengenai pendidikan berkualitas. Dengan mendukung prestasi di luar kurikulum medis, UHB memastikan adanya akses pendidikan yang merata dan inklusif yang tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual, tetapi juga mempromosikan budaya damai dan apresiasi terhadap keragaman budaya serta nilai spiritual.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas (LPH) UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., menekankan pentingnya keseimbangan antara kompetensi teknis dan kecerdasan sosial bagi citra mahasiswa di mata masyarakat.
“Pencapaian Rizki Arjuna Zendrato merupakan representasi dari profil mahasiswa UHB yang mampu beradaptasi di berbagai lini kehidupan masyarakat. Kami terus mendorong mahasiswa untuk berani tampil di ruang publik guna mengasah kepercayaan diri mereka, karena pada akhirnya kualitas lulusan akan diuji dari sejauh mana mereka bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya, melampaui batas ruang kelas,” tutur Riska.
Kemenangan ini diharapkan menjadi katalisator bagi mahasiswa lain di Universitas Harapan Bangsa untuk terus mengeksplorasi potensi diri dalam berbagai bidang. Melalui integrasi antara sains kesehatan dan penguatan karakter, UHB berkomitmen untuk terus mencetak tenaga profesional yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
