Mahasiswa Universitas Harapan Bangsa mengikuti kegiatan sosialisasi aplikasi layanan kepolisian berbasis digital, pembagian takjil, dan buka puasa bersama yang digelar Kepolisian Sektor Purwokerto Selatan pada 27 Februari 2026 di depan Mapolsek Purwokerto Selatan. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dengan aparat kepolisian dalam forum edukasi dan silaturahmi yang bertujuan meningkatkan literasi digital sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi pelayanan publik.

Acara yang diinisiasi oleh Kapolsek Purwokerto Selatan tersebut diikuti mahasiswa dari Universitas Harapan Bangsa, Universitas Telkom, dan STMIK Widya Utama. Kegiatan diawali dengan sosialisasi Super App, sebuah inovasi layanan kepolisian yang memanfaatkan teknologi digital untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan keamanan dan pelaporan secara cepat dan transparan.

Bagi mahasiswa Universitas Harapan Bangsa, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran di luar kelas untuk memahami bagaimana transformasi digital diterapkan dalam layanan publik. Melalui pemaparan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Setelah sesi sosialisasi, mahasiswa bersama jajaran kepolisian membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Mapolsek Purwokerto Selatan. Aksi sosial ini disambut hangat oleh warga sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial yang memperkuat hubungan antara mahasiswa, kepolisian, dan masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama di lingkungan Mapolsek Purwokerto Selatan. Suasana kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam membangun hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami praktik kolaborasi antara institusi pendidikan dan aparat negara.

“Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang sangat baik bagi mahasiswa. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi dimanfaatkan dalam pelayanan publik sekaligus belajar tentang pentingnya kolaborasi sosial dalam membangun masyarakat yang lebih aman dan inklusif,” ujarnya.

Menurut Yuris, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan literasi digital dan aksi sosial seperti ini juga sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Upaya peningkatan pemahaman teknologi, penguatan kolaborasi, serta kepedulian sosial dinilai menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Universitas Harapan Bangsa terus mendorong mahasiswa untuk aktif terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk institusi pemerintah dan aparat penegak hukum, kampus berharap mahasiswa dapat berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berkontribusi pada pembangunan sosial yang berkelanjutan.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *