PURWOKERTO — Standar diperhatikan, kesiapan dimatangkan, kualitas pendidikan terus ditingkatkan. Universitas Harapan Bangsa (UHB) menerima visitasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dalam rangka persiapan pendirian Fakultas Kedokteran Gigi. Kegiatan yang menghadirkan dr. Ika Trisia, MKM tersebut berlangsung di Gedung E UHB, Jumat, 30 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB. Visitasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan institusi dalam memenuhi standar yang dipersyaratkan.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UHB, jajaran Yayasan Pendidikan Dwi Puspita, rektorat, de

kanat, dosen, preseptor, serta tenaga laboratorium. Turut hadir perwakilan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Banyumas, Puskesmas Ajibarang I, dan Puskesmas Pekuncen.
Visitasi Kemenkes RI menjadi salah satu tahapan penting dalam persiapan pengembangan pendidikan kedokteran gigi di UHB. Pemenuhan standar pendidikan, kesiapan sumber daya manusia, serta dukungan fasilitas pembelajaran menjadi aspek yang perlu diperhatikan dalam proses pendirian fakultas.
Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menegaskan pentingnya kesiapan menyeluruh sebelum membuka program pendidikan kedokteran gigi.
“Pendirian Fakultas Kedokteran Gigi bukan sekadar memperluas pilihan pendidikan, tetapi juga memastikan kualitas penyelenggaraan pendidikan sesuai standar yang berlaku. Kami ingin setiap tahapan persiapan dilakukan secara matang agar fakultas ini mampu menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dan bertanggung jawab,” ujar Yuris.

Persiapan tersebut turut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk organisasi profesi dan fasilitas pelayanan kesehatan. Kehadiran PDGI Banyumas serta perwakilan puskesmas mencerminkan pentingnya hubungan antara institusi pendidikan dan lingkungan praktik pelayanan kesehatan.
Kolaborasi ini menjadi relevan mengingat pendidikan kedokteran gigi membutuhkan keterpaduan antara pengetahuan akademik, keterampilan klinis, dan pemahaman terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat. Kesiapan tersebut menjadi fondasi dalam membangun proses pendidikan yang terarah dan berkelanjutan.

Pengembangan pendidikan kedokteran gigi juga memiliki keterkaitan dengan upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Ketersediaan tenaga kesehatan yang kompeten menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Upaya tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek kehidupan sehat dan pendidikan berkualitas. Keduanya menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai bagian penting dalam pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.

Melalui visitasi ini, UHB melanjutkan proses persiapan pendirian Fakultas Kedokteran Gigi dengan memperhatikan standar penyelenggaraan pendidikan dan kebutuhan layanan kesehatan. Pemenuhan persyaratan serta koordinasi dengan pemangku kepentingan menjadi bagian penting sebelum fakultas tersebut dapat menyelenggarakan pendidikan.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari pengembangan kapasitas kelembagaan UHB dalam bidang kesehatan, dengan menempatkan mutu pendidikan dan kesiapan tenaga profesional sebagai prioritas utama.
