Universitas Harapan Bangsa menerima kunjungan 143 siswa SMK HKTI 1 Purwareja Klampok, Banjarnegara, Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan Open House tersebut berlangsung di Kampus 2 UHB dan diikuti siswa kelas X serta XI jurusan Desain Komunikasi Visual. Kunjungan ini bertujuan memperluas wawasan siswa tentang pendidikan tinggi, teknologi, inovasi, dan peluang karier.

Selama kegiatan, para siswa diajak melihat berbagai fasilitas pembelajaran yang tersedia di Kampus 2 UHB. Mereka juga memperoleh informasi mengenai lingkungan akademik, program studi, serta kegiatan mahasiswa.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal proses pembelajaran di perguruan tinggi secara langsung. Pengalaman ini diharapkan membantu mereka mempersiapkan pilihan pendidikan dan karier setelah menyelesaikan sekolah.

Sivitas akademika UHB turut memperkenalkan sejumlah inovasi yang telah dikembangkan. Inovasi tersebut meliputi NeuroVelis Health Box, Smart Pot, ProdiBot, dan Futura Pos.

NeuroVelis Health Box dikenalkan sebagai inovasi yang memadukan teknologi dengan kebutuhan layanan kesehatan. Sementara itu, Smart Pot menawarkan pemanfaatan teknologi untuk membantu pemantauan tanaman.

Para siswa juga melihat ProdiBot, sebuah inovasi robotika yang dikembangkan dalam lingkungan akademik UHB. Adapun Futura Pos menunjukkan penerapan teknologi untuk mendukung pengelolaan transaksi dan kegiatan usaha.

Ketua Program Studi S1 Informatika UHB, Dr. Imam Ahmad Ashari, S.Kom., M.Kom., mengatakan perkembangan industri kreatif semakin terhubung dengan teknologi digital. Karena itu, lulusan Desain Komunikasi Visual perlu memperkuat kemampuan desain, teknologi, dan pemecahan masalah.

“Kompetensi desain saat ini tidak berdiri sendiri. Siswa juga perlu memahami teknologi, pengalaman pengguna, kecerdasan buatan, dan pengembangan konten digital,” katanya.

Menurut Imam, siswa DKV memiliki peluang karier yang luas dalam berbagai sektor. Mereka dapat berkarier sebagai desainer antarmuka, pengembang konten, animator, ilustrator, maupun kreator produk digital.

Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., menilai kegiatan Open House menjadi sarana pengenalan pendidikan tinggi yang lebih kontekstual. Siswa tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga melihat penerapan ilmu secara nyata.

“Melalui kunjungan ini, siswa dapat mengenali potensi dirinya dan memahami perubahan kebutuhan dunia kerja,” ujar Riska.

Ia menambahkan, kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi penting untuk memperkuat kesiapan generasi muda. Kolaborasi tersebut dapat membuka akses terhadap pengetahuan, teknologi, dan pengalaman belajar yang lebih luas.

Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menyampaikan bahwa kampus perlu hadir sebagai ruang belajar yang terbuka. Perguruan tinggi juga perlu memberikan manfaat bagi sekolah dan masyarakat.

“Kami ingin siswa melihat bahwa inovasi dapat lahir dari masalah yang mereka temukan sehari hari,” ujarnya.

Menurut Yuris, pengenalan inovasi sejak dini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan keberanian menciptakan solusi. Nilai tersebut penting untuk membangun generasi yang mandiri, adaptif, dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini juga mendukung pemerataan akses terhadap pendidikan berkualitas. Selain itu, pengenalan inovasi mendorong tumbuhnya ekosistem pendidikan yang mendukung kreativitas dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui Open House, UHB memperkuat hubungan dengan sekolah menengah di wilayah Banjarnegara dan sekitarnya. Kegiatan serupa diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai pendidikan tinggi, inovasi, dan peluang karier masa depan.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *