Universitas Harapan Bangsa menyelenggarakan Wisuda Ke 30 Periode Kedua di Hastinapura Convention Center, Purwokerto, Kamis, 11 Juni 2026. Prosesi ini menjadi penanda kelulusan mahasiswa sekaligus komitmen UHB dalam menyiapkan sumber daya manusia berpendidikan, profesional, dan berintegritas.

Wisuda dihadiri Ketua DPD IPAI Provinsi Jawa Tengah, Ketua DPC IPAI Kabupaten Banyumas, Ketua DPD PPNI Kabupaten Banyumas, serta Pembina dan Penasihat Yayasan Pendidikan Dwi Puspita. Jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, dan keluarga wisudawan juga mengikuti seluruh rangkaian acara.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., mengatakan wisuda bukan akhir dari proses pembelajaran. Kelulusan menjadi awal bagi para alumni untuk menerapkan ilmu dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Lulusan UHB harus mampu menjaga integritas, terus belajar, dan beradaptasi dengan perubahan. Kompetensi akademik perlu disertai kepedulian sosial serta keberanian menciptakan solusi bagi masyarakat,” kata Yuris.

Menurut dia, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas. Perguruan tinggi juga perlu menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

Komitmen tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama peningkatan kualitas pendidikan dan perluasan kesempatan kerja yang layak. Lulusan diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Pada wisuda tersebut, UHB memberikan penghargaan kepada Erfina Dwi Yuliani, S.Kep., Ners. sebagai wisudawan terbaik. Erfina meraih indeks prestasi kumulatif 3,98.

Penghargaan juga diberikan kepada Dr. Imam Ahmad Ashari, S.Kom., M.Kom., Ketua Program Studi S1 Informatika. Ia memperoleh apresiasi atas keberhasilannya menyelesaikan studi lanjut secara tepat waktu.

Pembina Yayasan Pendidikan Dwi Puspita, Dr. Yadi Fakhruzein Terang Jaya, S.E., M.M., menilai peningkatan kompetensi dosen merupakan bagian penting dalam penguatan mutu universitas. Kualitas tenaga pendidik akan berpengaruh terhadap proses pembelajaran dan kesiapan lulusan menghadapi perubahan.

“Yayasan mendukung pengembangan kompetensi dosen dan peningkatan kualitas akademik secara berkelanjutan. Kemajuan universitas harus dibangun melalui budaya belajar, tata kelola yang baik, dan komitmen seluruh sivitas akademika,” ujar Yadi.

Ia menambahkan bahwa alumni juga memiliki peran penting dalam membawa nilai dan reputasi universitas ke tengah masyarakat. Profesionalisme lulusan menjadi salah satu ukuran keberhasilan pendidikan yang telah ditempuh.

Melalui Wisuda Ke 30 Periode Kedua, UHB mendorong para lulusan untuk menerapkan pengetahuan secara bertanggung jawab. Mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam bidang kesehatan, teknologi, ekonomi, dan pelayanan masyarakat.

UHB juga terus memperkuat pendidikan yang relevan dengan perkembangan dunia kerja. Langkah tersebut diarahkan untuk membentuk lulusan yang mandiri, berbudaya, adaptif, dan memiliki semangat kewirausahaan.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *