Universitas Harapan Bangsa (UHB) sukses menyelenggarakan Viral Food Festival UHB 2026 yang berlangsung selama empat hari, Kamis hingga Minggu, 21–24 Mei 2026, di Kampus 1 UHB. Kegiatan ini menghadirkan berbagai kuliner yang sedang viral di Purwokerto, produk makanan hasil kreasi mahasiswa UHB, hiburan musik, pertunjukan modern dance, hingga pesta kembang api pada malam penutupan. Festival ini juga menghadirkan food vlogger dan content creator ternama Purwokerto, Steffi Evangelista, yang berbagi pengalaman tentang perjalanan kariernya di dunia konten digital dan kuliner.

Ribuan pengunjung memadati area festival sejak hari pertama pelaksanaan. Beragam tenant makanan dan minuman menawarkan sajian yang tengah menjadi tren di kalangan masyarakat, mulai dari jajanan kekinian hingga produk kuliner lokal yang dikembangkan dengan sentuhan inovatif. Tidak hanya pelaku usaha dari luar kampus, mahasiswa UHB juga memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan dan menjual produk makanan hasil karya mereka secara langsung kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UHB dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang memberikan ruang praktik nyata bagi mahasiswa. Melalui pengalaman berinteraksi langsung dengan konsumen, mahasiswa tidak hanya belajar mengembangkan produk, tetapi juga memahami strategi pemasaran, pelayanan pelanggan, hingga pengelolaan usaha secara berkelanjutan.

Selain menghadirkan aneka kuliner, panitia juga menyuguhkan berbagai hiburan yang menarik perhatian pengunjung. Penampilan grup musik lokal dan pertunjukan modern dance berlangsung setiap hari, menciptakan suasana festival yang meriah dan menjadi ruang interaksi bagi masyarakat, pelaku usaha, serta generasi muda. Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, panitia menyediakan layanan kendaraan antar jemput gratis dari pintu masuk menuju area festival selama acara berlangsung.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian besar adalah sesi talkshow bersama Steffi Evangelista. Dalam kesempatan tersebut, ia membagikan kisah perjalanan kariernya sebagai food vlogger, mulai dari membuat konten dengan peralatan sederhana hingga mampu membangun audiens yang luas melalui konsistensi dan kreativitas.

Steffi menegaskan bahwa generasi muda tidak perlu takut memulai meskipun memiliki keterbatasan modal maupun latar belakang pendidikan yang berbeda dengan bidang yang ingin ditekuni.

“Jangan takut mencoba dan bermimpi. Tidak harus menunggu peralatan yang sempurna atau modal yang besar untuk memulai. Yang terpenting adalah keberanian untuk belajar, terus berkarya, dan tidak menyerah ketika mengalami kegagalan. Siapa tahu dari proses itulah datang jalan rezeki yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya,” ujar Steffi.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai Viral Food Festival UHB 2026 merupakan wujud nyata komitmen universitas dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui pengalaman langsung yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan peluang dan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti Viral Food Festival, mahasiswa belajar berinovasi, membangun jejaring, serta mengembangkan kemampuan kewirausahaan yang menjadi bekal penting di masa depan,” katanya.

Menurut Yuris, penguatan budaya kewirausahaan di lingkungan kampus sejalan dengan upaya menciptakan sumber daya manusia yang adaptif, kreatif, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif.

Sementara itu, Kepala Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., mengatakan bahwa festival tersebut dirancang tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi antara dunia pendidikan, industri kreatif, dan masyarakat.

“Viral Food Festival UHB 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan potensi dan kreativitasnya kepada publik. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus memberikan nilai edukatif tentang kewirausahaan, inovasi, dan pengembangan ekonomi kreatif yang saat ini memiliki peluang sangat besar bagi generasi muda,” ujarnya.

Puncak kemeriahan festival berlangsung pada Minggu malam dengan pesta kembang api yang menjadi penutup rangkaian acara. Antusiasme masyarakat yang tinggi sepanjang pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa kolaborasi antara pendidikan, kreativitas, dan kewirausahaan mampu menciptakan ruang belajar yang lebih dekat dengan kehidupan nyata. Melalui kegiatan ini, UHB terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang mendorong lahirnya generasi inovatif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *