Universitas Harapan Bangsa sukses menyelenggarakan Mitela Festival 2026 pada Kamis hingga Jumat tanggal 21 hingga 22 Mei 2026 di Kampus 1 Universitas Harapan Bangsa. Acara bergengsi ini mengumpulkan anggota Palang Merah Remaja tingkat SMA SMK dan MA seluruh Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah silaturahmi sekaligus latihan bersama dan ruang diskusi mengenai darurat kesehatan mental generasi muda. Rektor Universitas Harapan Bangsa Associate Professor Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H. membuka langsung acara tersebut. Turut hadir Kepala Palang Merah Indonesia Kabupaten Banyumas Drs. Nungky Harry Rachmat, M.Si. beserta Wakil Ketua Dibyo Yuwono untuk menyaksikan prosesi penting yaitu pengukuhan Korps Sukarela Unit Universitas Harapan Bangsa.

Pengukuhan Korps Sukarela oleh rektor menjadi momen penting yang menandai lahirnya agen kesehatan baru di lingkungan akademis. Para mahasiswa terpilih kini mengemban tugas mulia untuk melayani kebutuhan medis masyarakat luas. Langkah konkret ini sangat selaras dengan visi Perserikatan Bangsa Bangsa melalui program Sustainable Development Goals. Kehadiran relawan yang peduli pada isu psikologis turut mengakselerasi pencapaian tujuan ketiga pembangunan berkelanjutan yakni menjamin kehidupan sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua kelompok usia.

Rektor Universitas Harapan Bangsa Associate Professor Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H. memandang festival ini sebagai instrumen pendidikan yang holistik.

“Mitela Festival 2026 hadir untuk menjembatani semangat kepedulian sosial para remaja sejak dini. Kami menyediakan ekosistem yang tepat agar mereka mengenali pentingnya pertolongan pertama sekaligus memahami cara menghadapi krisis mental yang belakangan kerap menimpa generasi muda,” ungkap Yuris.

Pengukuhan anggota baru ini tentunya diiringi dengan kesiapan personel yang sangat matang. Pembina Korps Sukarela Universitas Harapan Bangsa Adiratna Sekar Siwi, S.Kep., Ns., M.Kep. menyatakan bahwa festival ini menjadi ruang validasi kemampuan para relawan.

“Acara festival dan pengukuhan ini mematangkan kemampuan praktis para anggota di lapangan. Mereka tidak hanya sigap merespons urusan medis fisik tetapi juga telah kami latih untuk memberikan pertolongan pertama pada kasus kedaruratan psikologis di kalangan pelajar,” jelas Adiratna.

Isu kesehatan mental yang diangkat memang menjadi daya tarik utama dari seluruh rangkaian kegiatan. Kepala Lembaga Hubungan Masyarakat Universitas Harapan Bangsa Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc. menilai bahwa institusinya telah mengambil peran proaktif dalam merespons tantangan zaman.

“Melalui ajang kompetisi dan silaturahmi ini kampus membuktikan komitmen nyata dalam mencetak generasi unggul yang tangguh secara emosional. Diskusi yang kami sajikan menjadi bukti bahwa target pembangunan manusia global dapat dieksekusi secara nyata mulai dari lingkup pendidikan daerah,” kata Riska.

Mitela Festival 2026 diakhiri dengan evaluasi latihan gabungan antar sekolah. Kolaborasi apik antara pihak universitas dan Palang Merah Indonesia ini diharapkan terus berlanjut secara berkesinambungan. Upaya bersama ini menjadi investasi jangka panjang untuk membangun masyarakat yang lebih sehat tanggap dan berdaya saing tinggi pada masa depan.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *