Universitas Harapan Bangsa menyatakan kesiapan mendukung Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah ke XXXIV Provinsi Jawa Tengah sebagai fasilitator mata lomba farmasi pada 27 Februari 2026 di Gedung E Kampus 1 UHB. Kesiapan itu disampaikan dalam agenda silaturahmi Panitia LKS DIKMEN Jateng dengan pimpinan dan dosen UHB guna mematangkan penyelenggaraan lomba yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang. Pertemuan ini menjadi bagian dari koordinasi teknis sekaligus penguatan kolaborasi antara pendidikan menengah kejuruan dan perguruan tinggi.
Silaturahmi tersebut dihadiri perwakilan panitia, yakni Taefur, S.Ag., M.Pd.I. selaku Koordinator Panitia Mata Lomba Farmasi yang juga Kepala Sekolah SMK Kartek 2 Jatilawang, Drajat Subekti, S.Pd selaku Ketua Pelaksana Mata Lomba Farmasi, serta Titin Luciana, S.Si selaku Ketua Umum Mata Lomba Farmasi. Dari pihak UHB hadir Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., Sekretaris LPPM Bidang Kerja Sama apt. Ikhwan Yuda Kusuma, M.Farm., serta dosen Program Studi S1 Farmasi apt. Supriani, M.Sc.
Taefur menyampaikan bahwa pemilihan UHB sebagai lokasi lomba mempertimbangkan kesiapan sarana laboratorium dan dukungan akademik. Ia menilai fasilitas di Kampus Universitas Harapan Bangsa memadai untuk menunjang standar kompetensi yang diujikan dalam mata lomba farmasi tingkat provinsi.
Riska Nadiya Salsabela menyatakan UHB menyambut baik kepercayaan tersebut sebagai bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan vokasi di Jawa Tengah. Menurutnya, kolaborasi ini sejalan dengan komitmen institusi dalam memperkuat ekosistem pendidikan yang terintegrasi dari jenjang menengah hingga perguruan tinggi.
Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan UHB sebagai venue bukan sekadar penyedia fasilitas. “Kami memandang kegiatan ini sebagai investasi jangka panjang dalam membangun talenta kesehatan yang kompeten dan berintegritas. Sinergi antara SMK dan perguruan tinggi penting untuk memastikan kesinambungan kualitas pendidikan serta kesiapan generasi muda menghadapi tantangan industri kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan terhadap LKS DIKMEN juga mencerminkan peran perguruan tinggi dalam mendorong akses pendidikan bermutu dan penguatan kapasitas sumber daya manusia, yang menjadi bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan global. Penguatan kompetensi siswa vokasi, khususnya di bidang farmasi, dinilai relevan dengan upaya peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas kesiapan ruang laboratorium, alur pelaksanaan lomba, serta dukungan teknis dosen dan tenaga laboran. Koordinasi lanjutan akan dilakukan menjelang pelaksanaan pada April untuk memastikan seluruh aspek berjalan sesuai standar.
Dengan dukungan fasilitas Universitas Harapan Bangsa, penyelenggaraan LKS DIKMEN ke XXXIV Provinsi Jawa Tengah mata lomba farmasi diharapkan berlangsung optimal dan melahirkan siswa berprestasi yang siap melanjutkan pendidikan maupun terjun ke dunia kerja profesional.
