Universitas Harapan Bangsa menggelar Yudisium pada 27 Februari 2026 di Aula Gedung E Kampus 1 UHB. Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan universitas, dekanat fakultas, kepala program studi, dosen, serta para lulusan. Prosesi akademik tersebut menjadi penanda resmi kelulusan mahasiswa yang telah menuntaskan seluruh kewajiban studi. Dekan Fakultas Kesehatan Ns. Dwi Novitasari, S.Kep., M.Sc memberikan sambutan mewakili Rektor UHB dan menegaskan pentingnya integritas serta kontribusi lulusan bagi masyarakat.
Dalam suasana khidmat, para lulusan mengikuti prosesi penetapan kelulusan sebagai tahap akhir perjalanan akademik sebelum memasuki dunia profesional. Yudisium bukan sekadar seremoni administratif, melainkan momentum refleksi atas capaian akademik dan tanggung jawab sosial yang menyertainya. Para pimpinan universitas menilai, kelulusan mahasiswa harus berbanding lurus dengan kesiapan menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Dekan Fakultas Kesehatan menyampaikan bahwa lulusan UHB diharapkan mampu menjaga standar kompetensi dan etika profesi. Ia menekankan bahwa dunia kerja menuntut adaptasi, kolaborasi, dan pembelajaran berkelanjutan. Menurutnya, proses pendidikan yang dijalani di kampus harus menjadi fondasi kuat dalam memberikan layanan dan solusi nyata bagi masyarakat.
Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., dalam keterangannya mengenai pelaksanaan yudisium tersebut, menyatakan bahwa kelulusan adalah awal pengabdian yang lebih luas. “Yudisium ini menegaskan kesiapan lulusan untuk berkontribusi secara profesional dan beretika. Kami berharap mereka hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan, selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang menempatkan pendidikan berkualitas dan kesehatan sebagai fondasi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial. Pendidikan yang inklusif dan bermutu, menurutnya, merupakan kunci untuk mendorong tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan, termasuk peningkatan kualitas kesehatan, kesejahteraan, dan kesetaraan akses pendidikan.

Kehadiran jajaran pimpinan universitas dan sivitas akademika dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi dalam menjaga mutu lulusan. Penetapan kelulusan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi akademik yang telah melalui mekanisme penjaminan mutu internal. Dengan demikian, setiap lulusan dinyatakan telah memenuhi standar kompetensi sesuai bidang ilmunya.
Prosesi yudisium ini diharapkan menjadi titik awal perjalanan profesional para lulusan Universitas Harapan Bangsa. Kampus mendorong alumni untuk terus mengembangkan kapasitas diri dan menjunjung nilai integritas di tengah dinamika masyarakat global. Melalui lulusan yang kompeten dan berkarakter, universitas berupaya berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.
