Mahasiswa Universitas Harapan Bangsa memenangkan International English Speech Contest dan International Leadership Essay yang diselenggarakan pada Januari 2026 melalui kolaborasi antara Universitas Harapan Bangsa dan Meatech International College. Hasil kompetisi tersebut resmi diumumkan pada 18 Februari 2026. Dalam dua ajang bertaraf internasional itu, mahasiswa UHB meraih juara pertama hingga ketiga pada kategori esai kepemimpinan serta juara pertama pada lomba pidato bahasa Inggris.

Pada ajang International Leadership Essay, Juara 1 diraih Aulia Zilmi Kafah dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris. Juara 2 diraih Nelly Maryanti dari S1 Farmasi, dan Juara 3 diraih Gresia Oktadinata dari S1 Farmasi. Sementara itu, pada International English Speech Contest, Juara 1 diraih Lilia Istifani dari S1 Pendidikan Bahasa Inggris.

Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai institusi pendidikan dan menjadi ruang adu gagasan tentang kepemimpinan, komunikasi global, serta peran generasi muda dalam menjawab tantangan dunia. Tema esai dan pidato menekankan pentingnya kepemimpinan berintegritas, literasi global, serta kontribusi nyata mahasiswa terhadap masyarakat berkelanjutan.

Rektor UHB, Yuris Tri Naili, menilai capaian tersebut menunjukkan kapasitas mahasiswa dalam bersaing di tingkat internasional. “Prestasi ini menegaskan bahwa mahasiswa UHB mampu menghadirkan gagasan kepemimpinan yang relevan dengan tantangan global. Kemampuan berbahasa Inggris yang kuat dan daya analisis yang tajam menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang adaptif dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan kompetensi komunikasi dan kepemimpinan tidak terlepas dari komitmen kampus dalam mendorong pendidikan berkualitas yang selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan. Penguasaan bahasa internasional membuka akses kolaborasi lintas negara, sementara kepemimpinan berbasis nilai menjadi modal utama dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan berdaya.

Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas UHB, Riska Nadiya Salsabela, menyebut kemenangan ini sebagai refleksi ekosistem akademik yang terus dikembangkan. “Ajang internasional seperti ini menjadi indikator bahwa proses pembelajaran di UHB tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, literasi global, dan keberanian menyuarakan solusi atas isu kemanusiaan,” katanya.

Ia menambahkan, partisipasi aktif mahasiswa dalam forum internasional turut memperluas jejaring akademik dan memperkuat posisi UHB dalam peta kolaborasi global. Hal tersebut dinilai sejalan dengan upaya perguruan tinggi dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama pada aspek pendidikan berkualitas dan kemitraan global.

Capaian ini menjadi bagian dari konsistensi UHB dalam mendorong mahasiswa berpartisipasi pada kompetisi internasional sebagai ruang aktualisasi diri. Ke depan, universitas berkomitmen memperluas kolaborasi dan program pengembangan kapasitas agar semakin banyak mahasiswa mampu tampil dan berprestasi di tingkat global.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *