Universitas Harapan Bangsa (UHB) baru saja merampungkan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Februari 2026. Bertempat di Ruang Rapat Gedung D Kampus 1 UHB, kegiatan ini melibatkan seluruh elemen pimpinan mulai dari Yayasan Pendidikan Dwi Puspita, Rektorat, Dekanat, Ketua Program Studi, hingga kepala lembaga serta auditor internal guna mengevaluasi efektivitas Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Tahun Akademik 2024/2025.

Forum strategis ini merupakan puncak dari siklus penjaminan mutu yang mencakup penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan atau PPEPP. Dalam pelaksanaannya, agenda ini difokuskan untuk menelaah kinerja tridharma perguruan tinggi, mengevaluasi hasil Audit Mutu Internal (AMI), serta menilai tingkat ketercapaian standar mutu layanan pendukung. Langkah ini diambil untuk memastikan institusi tetap responsif terhadap dinamika kebijakan eksternal serta mematuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang berlaku.

Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menegaskan urgensi pertemuan ini sebagai basis pengambilan keputusan strategis universitas. Menurutnya, RTM berfungsi sebagai filter akhir untuk memastikan seluruh operasional kampus berjalan sesuai koridor kualitas yang ditetapkan.

“Evaluasi yang kami lakukan hari ini bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan pijakan utama untuk merumuskan kebijakan dan rencana tindak lanjut peningkatan mutu yang konkret. Hasil telaah kinerja dan audit ini akan menentukan arah prioritas sumber daya kita pada tahun akademik mendatang agar perbaikan terjadi secara sistematis,” ujar Yuris di sela-sela kegiatan.

Konsistensi UHB dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi tata kelola ini sejalan dengan semangat global dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Melalui mekanisme evaluasi yang ketat dan terukur, universitas berupaya menjamin terselenggaranya pendidikan berkualitas yang inklusif serta membangun kelembagaan yang efektif dan tangguh. Hal ini menjadi bukti komitmen kampus dalam mencetak sumber daya manusia unggul tanpa mengabaikan tanggung jawab terhadap standar keberlanjutan institusi.

Selama proses rapat berlangsung, para peserta membedah berbagai data krusial mulai dari status penyelesaian temuan audit, analisis survei kepuasan pelanggan, hingga efektivitas tindakan perbaikan dari periode sebelumnya. Diskusi juga menyentuh aspek perubahan sistem manajemen mutu yang diperlukan untuk merespons tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks. Seluruh masukan tersebut kemudian dikerucutkan menjadi rekomendasi peningkatan kinerja menyeluruh bagi setiap unit kerja.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penetapan keputusan manajemen dan dokumen rencana tindak lanjut untuk Tahun Akademik 2024/2025. Hasil kesepakatan yang tertuang dalam notulensi resmi ini selanjutnya akan menjadi panduan operasional bagi seluruh civitas akademika dalam mengimplementasikan perbaikan layanan dan produk pendidikan di lingkungan Universitas Harapan Bangsa.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *