Pelatihan dan pendampingan digital marketing bagi pelaku UMKM Desa Ciberem dilaksanakan pada 22 Januari 2026 di Balai Desa Ciberem, Kecamatan Sumbang. Kegiatan ini digelar oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Harapan Bangsa bekerja sama dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu Kabupaten Banyumas, dengan menghadirkan narasumber Yanuar Diah Lapeti. Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran produk agar mampu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha secara berkelanjutan.

Pelatihan ini berangkat dari kebutuhan riil pelaku UMKM desa yang masih menghadapi keterbatasan akses dan pemahaman terhadap pemasaran berbasis digital. Melalui pendekatan praktis, peserta diperkenalkan pada konsep dasar pemasaran digital, pembuatan konten sederhana, pemanfaatan media sosial, serta strategi promosi online yang mudah diterapkan sesuai karakter usaha lokal. Kegiatan dilengkapi dengan sesi pendampingan langsung agar peserta dapat mempraktikkan materi secara nyata sesuai kondisi usaha masing masing.

Yanuar Diah Lapeti menjelaskan bahwa transformasi digital merupakan kunci penguatan UMKM di tengah perubahan perilaku konsumen. Ia menekankan pentingnya konsistensi konten dan pemahaman pasar digital agar promosi tidak sekadar hadir, tetapi juga berdampak pada peningkatan penjualan dan keberlanjutan usaha.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menilai kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pengetahuan. Menurutnya, pelatihan digital marketing di tingkat desa mencerminkan peran strategis mahasiswa dalam menjembatani inovasi kampus dengan kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan melalui penguatan ekonomi inklusif.

Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas Universitas Harapan Bangsa, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc, menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya universitas membangun ekosistem kewirausahaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ia menyebut peningkatan literasi digital UMKM berkontribusi langsung pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada aspek pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta pengurangan kesenjangan.

Dari sisi mahasiswa, Koordinator mahasiswa KKN Desa Ciberem, Firhan, menyampaikan bahwa antusiasme peserta menjadi indikator kuat akan kebutuhan pendampingan berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa diskusi aktif selama pelatihan membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami tantangan riil UMKM, mulai dari keterbatasan waktu hingga adaptasi terhadap teknologi baru.

Kegiatan pelatihan dan pendampingan digital marketing ini diharapkan menjadi langkah awal bagi UMKM Desa Ciberem untuk meningkatkan jangkauan pasar, memperkuat identitas merek, dan membangun usaha yang lebih tangguh. Ke depan, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pelaku usaha lokal diharapkan terus berlanjut guna mendukung pembangunan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *