Universitas Harapan Bangsa (UHB) menjadi pusat perhatian inovasi teknologi melalui penyelenggaraan Global AI Bootcamp Indonesia pada Sabtu, 14 Februari 2026. Bertempat di Laboratorium Komputer Dasar Kampus 2 UHB, acara yang menjadi bagian dari rangkaian global Agent Camp 2026 ini mempertemukan praktisi tingkat dunia dengan peserta lintas generasi, mulai dari siswa menengah hingga profesional, guna membedah implementasi praktis kecerdasan buatan dalam ekosistem digital masa depan.

Acara ini menghadirkan tiga pakar utama yang mengupas tuntas pilar utama AI saat ini. Sagi Arsyad, Microsoft MVP in M365, memaparkan teknik Prompting AI yang efisien, sementara Agus Suparno selaku Microsoft MVP in AI mendemonstrasikan teknis pemanfaatan API dari Azure. Melengkapi sisi akademis dan aplikatif, dosen Program Studi S1 Sistem Informasi UHB, Retno Agus Setiawan, S.Kom., M.T.I., memberikan materi mengenai implementasi AI yang terstruktur. Kehadiran Fiki Setiyono selaku Lead Azure GTM Microsoft ASEAN dan Anggit Wirasto, S.Si., M.Eng., Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UHB, menegaskan posisi strategis kegiatan ini dalam peta pengembangan talenta digital nasional.

Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan langkah konkret universitas dalam menjawab tantangan global. Beliau menegaskan bahwa penguasaan teknologi ini merupakan kunci bagi Indonesia untuk bersaing di panggung internasional, sejalan dengan visi institusi dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perubahan zaman yang sangat dinamis.

Langkah ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) PBB, khususnya pada pilar pendidikan berkualitas dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dengan memberikan akses pengetahuan AI kepada peserta dari berbagai latar belakang, UHB berperan aktif dalam mengurangi kesenjangan digital serta mendorong inovasi industri yang berkelanjutan. Transformasi digital yang diusung dalam bootcamp ini menjadi fondasi penting bagi terciptanya lapangan kerja layak di masa depan yang berbasis pada kemahiran teknologi tingkat tinggi.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UHB, Anggit Wirasto, S.Si., M.Eng., menyoroti pentingnya kolaborasi antara akademisi dan industri yang tercermin dalam acara ini. Menurutnya, integrasi antara teori di ruang kelas dengan praktik langsung menggunakan platform global seperti Azure akan membentuk pola pikir sistematis bagi mahasiswa dalam memecahkan masalah kompleks. Integrasi tersebut diharapkan mampu melahirkan solusi teknologi yang tidak hanya canggih secara teknis, namun juga relevan dengan kebutuhan pasar kerja global saat ini.

Dari sisi citra dan jangkauan institusi, Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas (LPH) UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., melihat antusiasme peserta yang beragam sebagai bukti nyata kepercayaan publik terhadap kualitas edukasi di UHB. Beliau menilai bahwa keterlibatan aktif dalam ajang internasional seperti Global AI Bootcamp ini memperkuat posisi UHB sebagai universitas yang progresif dan terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor.

Penyelenggaraan Global AI Bootcamp Indonesia di UHB ini diharapkan menjadi pemantik bagi munculnya komunitas pengembang AI lokal yang mampu berkontribusi pada kemajuan teknologi nasional. Sebagai penutup rangkaian acara, para peserta didorong untuk terus mengeksplorasi potensi AI Agent sebagai alat bantu produktivitas yang dapat diimplementasikan dalam berbagai lini pekerjaan maupun studi akademik mereka ke depan.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *