Segenap sivitas akademika Universitas Harapan Bangsa (UHB) merayakan sukacita Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menggelar silaturahmi di aula gedung E, kampus 1 UHB pada Rabu, 25 Maret 2026. Momentum kemenangan ini menjadi ruang bagi pimpinan, dosen, staf, hingga seluruh sivitas akademika untuk saling memaafkan sekaligus merefleksikan kembali peran institusi pendidikan dalam menjaga harmoni sosial. Perayaan tahun ini terasa istimewa karena diselaraskan dengan visi global universitas dalam mendukung ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menjelaskan bahwa esensi Idul Fitri di lingkungan kampus bukan sekadar seremoni keagamaan melainkan penguatan fondasi kemanusiaan. Menurutnya, kohesi sosial yang terbentuk melalui budaya maaf memaafkan adalah modal utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan damai. Hal ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke enam belas yang menekankan pada penguatan institusi yang tangguh, damai, dan inklusif.

“Perayaan Idul Fitri 1447 H ini merupakan momentum bagi UHB untuk memperkokoh semangat kolektif dalam menghadirkan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Dr. Yuris. Beliau menambahkan bahwa kedamaian batin yang lahir dari Idul Fitri diharapkan mampu memicu semangat inovasi bagi para pendidik di UHB untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi unggul yang memiliki empati sosial tinggi.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas (LPH) UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., menyoroti bagaimana tradisi ini menjadi jembatan komunikasi yang efektif antar unit kerja. Melalui interaksi yang cair tanpa sekat birokrasi, UHB berupaya membangun transparansi dan kemitraan yang kuat di internal lembaga. Langkah ini merupakan bentuk implementasi nyata dari sinergi lintas sektor guna mencapai target target pendidikan berkualitas yang berkelanjutan.

“Kami melihat acara ini sebagai ruang dialog terbuka yang mampu menyatukan berbagai perspektif di bawah semangat persaudaraan,” ungkap Riska Nadiya Salsabela. Ia meyakini bahwa hubungan industrial dan sosial yang harmonis di dalam kampus akan tercermin pada kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada publik sehingga keberlanjutan institusi tetap terjaga dalam jangka panjang.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah yang diikuti oleh seluruh keluarga besar Universitas Harapan Bangsa. Melalui peringatan Idul Fitri 1447 H ini, Universitas Harapan Bangsa secara resmi menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh masyarakat. Momentum ini diharapkan menjadi titik tolak bagi UHB untuk terus bertransformasi menjadi pusat keunggulan akademik yang tetap mengakar pada nilai nilai religiusitas dan kepedulian universal.

LPH

By LPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *