Universitas Harapan Bangsa (UHB) sukses menyelenggarakan Uji Kompetensi Nasional (Ukomnas) Keperawatan bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Ners di Laboratorium CBT Gedung E, Kampus 1 UHB, Minggu, 05 April 2025. Agenda strategis yang diikuti oleh 95 peserta ini menjadi langkah krusial dalam mencetak tenaga kesehatan yang terstandarisasi secara nasional guna mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua sesi utama untuk menjaga kualitas konsentrasi dan integritas tes. Sesi pertama berlangsung pada pagi hari pukul 08.30 hingga 11.30 WIB, sementara sesi kedua dilanjutkan pada siang hari mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB. Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari internal UHB saja, namun juga melibatkan mahasiswa dari institusi lain seperti Universitas Sains Alquran (Unsiq) Wonosobo dan Universitas Muhammadiyah Kudus yang ikut menjalani pengujian di Laboratorium CBTUHB.
Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menegaskan bahwa penyediaan fasilitas CBT yang mumpuni merupakan bentuk komitmen universitas dalam menjamin validitas kompetensi lulusan. Menurutnya, akurasi dalam mengukur kemampuan perawat adalah pondasi utama dalam sistem layanan kesehatan.
“Pelaksanaan Ukomnas ini merupakan garda terdepan dalam memastikan bahwa setiap perawat yang akan terjun ke masyarakat memiliki kompetensi yang setara dan terukur. Kami berupaya menyediakan ekosistem ujian yang kondusif agar para calon ners dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan pasien di berbagai fasilitas kesehatan,” ujar Dr. Yuris di sela peninjauan lokasi.

Selaras dengan hal tersebut, Kepala Lembaga Pemasaran dan Humas (LPH) UHB, Riska Nadiya Salsabela, S.E., M.Sc., menyoroti pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi yang tercermin dalam agenda ini. Kepercayaan kampus lain untuk menitipkan mahasiswanya mengikuti ujian di UHB menunjukkan standar fasilitas Laboratorium CBT Gedung E yang telah diakui secara luas.
“Hadirnya rekan mahasiswa dari Wonosobo dan Kudus mempertegas peran UHB sebagai sentra pengembangan sumber daya manusia kesehatan di Jawa Tengah. Kami melihat antusiasme ini sebagai sinergi positif dalam mempercepat distribusi tenaga perawat profesional yang sangat dibutuhkan oleh sektor industri kesehatan saat ini,” kata Riska.
Kegiatan ini secara holistik berkontribusi pada pencapaian Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (SDG) nomor tiga, yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh penduduk di segala usia. Melalui pengetatan kualifikasi tenaga kesehatan, risiko malapraktik dapat ditekan dan efisiensi layanan medis dapat ditingkatkan secara signifikan. Upaya tersebut sejalan dengan target global dalam memperkuat kapasitas negara dalam manajemen risiko kesehatan.

Selain itu, penyediaan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas tinggi sesuai standar SDG nomor empat tercermin dari sistem evaluasi yang transparan dan akuntabel melalui ujian berbasis komputer ini. Dengan terselenggaranya Ukomnas secara tertib, Universitas Harapan Bangsa terus memperkuat posisinya sebagai institusi yang konsisten melahirkan tenaga ners yang siap pakai dan kompetitif di kancah global.
