Universitas Harapan Bangsa (UHB) resmi melepas delegasi mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia melalui seremoni khidmat di Aula Gedung C lantai dua, Kampus 1 UHB, Senin (19/1/2026). Para mahasiswa dijadwalkan bertolak menuju Negeri Jiran pada Selasa (20/1/2026) untuk menjalani proses pembelajaran komprehensif yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kepekaan sosial lintas budaya.
Program ini bukan sekadar pemenuhan syarat akademik, melainkan sebuah langkah strategis universitas dalam mencetak lulusan yang mampu beradaptasi dengan dinamika masyarakat global. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan karakter kepemimpinan dan kemandirian yang relevan dengan tuntutan zaman.

Koordinator KKN Internasional UHB 2026, apt. Ikhwan Yuda K, M.Si, Ph.D, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai representasi institusi dan bangsa. Beliau menyatakan bahwa program ini merupakan jembatan bagi mahasiswa untuk melihat dunia dari perspektif yang lebih luas.
“Kami menitipkan pesan agar mahasiswa senantiasa menjaga profesionalisme dan etika selama berada di Malaysia. Pengalaman ini akan menjadi modal berharga bagi kalian untuk memahami keragaman budaya sekaligus mengasah kemampuan penyelesaian masalah di lapangan,” ujar Ikhwan di hadapan para peserta.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor 1 UHB, Murniati, S.Kep., Ns., M.Kep, menyoroti aspek edukasi dalam sambutannya. Ia menjelaskan bahwa KKN Internasional ini dirancang agar selaras dengan kurikulum modern yang mementingkan implementasi ilmu pada situasi nyata.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari merdeka belajar di mana ruang kelas diperluas hingga melampaui batas negara. Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap isu-isu kemanusiaan yang bersifat universal,” tutur Murniati.
Upaya UHB dalam menyelenggarakan KKN lintas negara ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata institusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Fokus utamanya terletak pada poin pendidikan berkualitas serta kemitraan global untuk mencapai tujuan bersama dalam pemberdayaan masyarakat.
Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., memberikan pandangannya mengenai signifikansi acara pelepasan ini bagi masa depan universitas. Beliau menilai langkah ini sebagai tonggak penting dalam memperkuat posisi UHB di kancah internasional.
“Pelepasan ini menandai komitmen berkelanjutan Universitas Harapan Bangsa dalam membangun jejaring internasional yang berdampak. Agenda ini adalah manifestasi visi kami untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada prestasi domestik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kemajuan peradaban global melalui aksi nyata mahasiswa di luar negeri,” ungkap Yuris.

Selama berada di Malaysia, para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai program pengabdian yang dirancang untuk memberikan solusi atas tantangan yang dihadapi komunitas lokal. Dengan pengawalan ketat dan kurikulum yang terukur, KKN Internasional 2026 ini diharapkan mampu menghasilkan luaran berupa laporan pengabdian yang berkualitas serta transformasi karakter mahasiswa yang lebih tangguh dan kompetitif.
