Universitas Harapan Bangsa menyelenggarakan Pertemuan Clinical Instructor UHB 2025 pada 5 Desember 2025 di Aula Gedung C, Kampus 1 UHB. Kegiatan ini diikuti pimpinan Fakultas Kesehatan, pengelola Program Studi S1 Keperawatan dan Profesi Ners, dosen, serta clinical instructor dari sejumlah rumah sakit mitra. Pertemuan ini menjadi ruang kolaborasi untuk menyamakan visi, meningkatkan kualitas bimbingan klinik, dan memastikan mahasiswa keperawatan UHB memperoleh pengalaman praktik terbaik sesuai kompetensinya. Melalui forum ini, UHB memperkuat sinergi akademik dan klinik dalam mendukung pendidikan kesehatan yang berkelanjutan.
Pertemuan Clinical Instructor UHB 2025 dipimpin oleh Dekan Fakultas Kesehatan UHB, Dwi Novitasari, S.Kep., Ns., M.Sc., dan dihadiri Kepala Program Studi S1 Keperawatan dan Profesi Ners UHB, Dr. Atun Raudotul M., S.Kep., M.Kep., Ners., Sp.Kep.Mat. Hadir pula Sekretaris Prodi S1 Keperawatan Dr. Ema Wahyu Ningrum, M.Kes., S.ST., S.Kep., Ns., Sekretaris Prodi Profesi Ners Suci Khasanah, S.Kep., Ns., M.Kep., serta dosen Prodi S1 Keperawatan dan Profesi Ners. Kegiatan ini juga melibatkan clinical instructor dari RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, RSU Wiradadi Husada, dan RST Wijayakusuma sebagai mitra lahan praktik.

Dalam pertemuan tersebut dibahas penyelarasan standar bimbingan klinik, evaluasi pelaksanaan praktik mahasiswa, serta penguatan peran clinical instructor dalam mendampingi mahasiswa di lapangan. Diskusi difokuskan pada peningkatan kualitas pembelajaran berbasis kompetensi, keselamatan pasien, dan profesionalisme mahasiswa keperawatan. Upaya ini sejalan dengan komitmen UHB dalam mendukung pembangunan kesehatan yang inklusif dan berkualitas, sebagaimana tertuang dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa Bangsa, khususnya pada aspek kesehatan yang baik dan kesejahteraan serta pendidikan bermutu.
Rektor Universitas Harapan Bangsa, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H., menegaskan pentingnya kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi dan institusi layanan kesehatan. “Clinical instructor memiliki peran strategis dalam membentuk kompetensi dan etika profesional mahasiswa. Melalui pertemuan ini, UHB memastikan proses pendidikan klinik berjalan selaras dengan standar mutu, kebutuhan layanan kesehatan, dan prinsip keberlanjutan,” ujarnya.
Kepala Prodi S1 Keperawatan dan Profesi Ners UHB, Dr. Atun Raudotul M., menjelaskan bahwa forum ini menjadi sarana refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas praktik klinik. “Kami ingin setiap mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang konsisten dan bermakna di setiap lahan praktik. Penyamaan persepsi dengan para clinical instructor sangat penting agar capaian kompetensi mahasiswa dapat terukur dan relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan,” katanya.
Selain membahas aspek akademik, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya penguatan jejaring kemitraan dengan rumah sakit sebagai bagian dari sistem pendidikan kesehatan yang berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan keperawatan yang kompeten, beretika, dan siap berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Melalui Pertemuan Clinical Instructor UHB 2025, Universitas Harapan Bangsa menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan klinik keperawatan melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan mitra layanan kesehatan. Hasil pertemuan ini akan menjadi dasar penguatan bimbingan klinik dan pengembangan praktik mahasiswa ke depan, sejalan dengan upaya UHB mendukung pencapaian tujuan pembangunan kesehatan dan pendidikan yang berkelanjutan.

